hari ini, fakultas saya mengadakan buka puasa bersama di panti asuhan daerah Pejompongan. isinya laki-laki semua kisaran antara usia 7 sampai 18 tahun. saya terenyuh *halah* melihat semangat mereka yang okei. saya jadi tersadar kalau saya lebih beruntung dari mereka dalam hal materi dan fasilitas yang saya dapatkan. tapi saya kalah bersyukur dibanding mereka. mereka tampak ikhlas dan kuat dalam menjalani hidupnya.
dan, saya sempat berbincang dengan salah dua dari mereka mengenai cita-cita mereka:
dan, saya sempat berbincang dengan salah dua dari mereka mengenai cita-cita mereka:
saya: kamu kalau nanti udah gede mau jadi apa?
dia1: mau jadi tentara.
saya: (melongo tidak percaya)
saya: kamu kalau nanti udah besar cita2nya apa?
dia2: mau jadi arsitek.
saya: ... wow. hebat. saya gak sangka. mantap (melongo lebih dongo)
dia1: mau jadi tentara.
saya: (melongo tidak percaya)
saya: kamu kalau nanti udah besar cita2nya apa?
dia2: mau jadi arsitek.
saya: ... wow. hebat. saya gak sangka. mantap (melongo lebih dongo)
hebat, mereka anak2 kecil yang notabene ditinggal sama orang yang seharusnya paling sayang dan paling melindungi mereka loh. mereka hidup di satu tempat yang bergantung pada sumbangan dan subsidi. mereka berbagi makanan dan tempat tinggal bersama berpuluh lainnya. tapi mereka berani bermimpi. berani untuk bercita-cita yang tinggi. salut untuk mereka. semoga Tuhan selalu menyertai kalian ya adikadik kecil. semangat (:
***





No comments:
Post a Comment