jujur, saya lagi tidak dalam kondisi suasana hati yang senang dan tenang. saya lagi suntuk, kesal, marah, dan bingung. entah kenapa, tadi sore saya masih baik-baik saja. mungkin karena ada pergejolakan hormon (baca: PMS). mungkin dan saya harap itulah penyebabnya. saya tadi sudah memutuskan untuk mematikan laptop dan mau tidur. tapi tiba-tiba mood saya berubah dan saya ingin mandi air hangat. setelah mandi saya nonton acara di RCTI itu loh, yang judulnya "Pilihan Mama". ah perlente! makin senewen lah saya. akhirnya saya kembali ke dunia maya. kembali ingin menuangkan pikiran dan perasaan saya.
kali ini, saya mau menulis tentang ayah dan ibu saya. loh, kenapa tiba-tiba saya ingin menulis tentang mereka? karena saya terkontaminasi dengan acara "Pilihan Mama" itu loh. di acara itu sejenis ama Take Me Out tapi ada mama-mamanya yang mana jadi penentu apakah kontestan cowoknya memang pantas untuk anak perempuannya. perlente! (belakangan ini saya jadi suka ngomong perlente, entah mengapa) saya jadi membayangkan kalo di layar TV itu saya dan mama saya. It'd be an awkward. haha. tapi saya kangen ama dia. sungguh. katanya hari ini, dia mau pulang. tapi sekarang sudah lewat tengah malam, dia entah di mana. untuk kesekian kalinya aku kecewa. ah, tapi apa boleh buat. apa yang bisa aku lakukan coba.
***
yah, pertama aku mau cerita tentang ayah saya. saya menyebutnya papa. Papa saya itu, sejauh yang saya ingat dan kenang ya, sangat bijaksana dan penyabar. Saya selalu jadi kesayangannya. he he he. apa yang saya minta pasti diberikan. jadinya saya seorang anak yang manja dan menyebalkan tentunya. kalo seandainya permintaan saya tidak dipenuhi, saya punya senjata ampuh: NGAMBEK dan pasang muka cemberut yang mau nangis. pasti papa saya selalu ajak saya bicara baik-baik dan menjelaskan semuanya sehingga saya mau mengerti, yah walaupun masih pake acara tangis2an sih. dia selalu mendengarkan aku dan menjadi pembelaku. ada satu pepatah yang selalu aku ingat hingga saat ini yaitu "mengalah untuk menang". itu kata-kata favoritnya atau mungkin tepatnya itu kata-kata yang paling aku ingat darinya. dia mengajarkan aku untuk mengalah dari adikku yang kecil. aku ingat, dulu aku egois sekali. tapi, papa selalu sabar mengajarku.
aku sedih sekali karena aku begitu rindu dengannya. aku rindu ketika dia minta diambilkan minum, dibuatkan .. ah aku lupa. dia pergi sudah cukup lama. tapi aku masih ingat senyumnya dan suaranya. ya. apalagi jika sudah berhubungan dengan hal menggodaku. dia jagonya. papaku adalah jagoanku! :)
***
aku menyebut bundaku itu dengan mama. mama cenderung pendiam. dia galak sama aku, tapi itu dulu. sekarang dia udah gak galak seperti dulu. sejak papa pergi, dia malah ngebebasin aku dan sodara-sodaraku. ya tentunya bebas bertanggung jawab lah ya. mama, aku bingung mau cerita apa. aku segan sama dia. tapi aku kagum sama dia. aku sayang sekali sama mama. mama jarang cariin aku kalo aku udah lewat jam malam, malah aku yang kepikiran. mama lagi apa ya, udah makan belum ya. mau titip apa ya si mama. gitu-gitu deh. aku kangen sekarang sama mama. semoga mama juga kangen ama aku *ngarep.
***
maaf, post tentang mama jauh lebih sedikit dari post aku tentang papa. tapi yah, gimana dong. emosi aku udah keluar pas aku nulis tentang papa. mungkin aku akan cerita lebih bannyak lagi tentang mama di hari ibu. atau di hari ulang tahunnya yang juga hari kepergian papa. *ya, papa gak mau mama lupa sama papa, sampai2 papa pergi di hari kelahiran mama.
ah sekarang aku jadi seorang yang parno. aku takut suatu saat, aku dapat kabar gak enak tentang mamaku yang ku sayang itu. aku takut. aku tidak mau mama pergi sebelum aku bisa membuatnya bahagia *penyesalanku terdalam untuk si papa :p* parno ku bukan untuk si mama saja. tapi juga untuk kedua kakakku dan adik kecilku itu.

3 comments:
=)
Wiiiiiii~ paragraph terakhir, jangan d tulis donQx.. semua pasti baik2 sajah koQx, krna mama pasti mw liat kamu sukses + menikah =P
Tegar ya temankuuuu !!!
setuju !!
Paragraph terakhir jangan di tulis.
"serahkan kekhawatiranmu kepadaNya karena Dia yang memelihara kamu "
keep smile + ora et labora :)
Tuhan Yesus memberkati..
sippp terus berusaha buat mama mu heheh ^ ^
btw si dewi mirip ya sama mama nya
Post a Comment