Thursday, June 18, 2009

Classical Conditioning

ini sebenernya tugas kuliah nih.. tapi sapa tau membantu dehh :)

Classical Conditioning
?

apakahh itu? apakah semacam situasi klasik yang jadul? Atau masih berhubungan dengan musik klasik? jawabannya: TIDAK.

Jadi,, apa itu Classical Conditioning?
Classical Conditioning adalah salah satu bentuk belajar yang diperkenalkan oleh Ivan Pavlov. Dalam percobaannya, Pavlov menggunakan anjing (anjing? yah a dog, best friend of man katanya).
Moncong anjing tersebut dibedah hingga kelenjar ludahnya berada di luar pipi. Anjing itu lalu dimasukkan ke dalam sebuah kamar gelap, dengan memberi sebuah lubang tempat menyodorkan makanan atau menunjukkan cahaya di depan moncongnya. Pada moncong yang dibedah, ia pasangkan selang yang dihubungkan dengan tabung di luar kamar, untuk mengetahui keluar atau tidaknya air liur saat percobaan berlangsung.

Pertama-tama, ketika anjing tersebut diberikan
stimulus berupa makanan, maka si anjing memberikan respon dengan mengeluarkan air liur. Namun ketika diperdengarkan bunyi bel, anjing itu tidak memberikan reaksi apa-apa, tidak mengeluarkan air liur. Berikutnya, setelah diperdengarkan bunyi bel, Pavlov meberikan makanan sehingga si anjing mengeluarkan air liur. Hal itu dilakukan berkali-kali sehingga ketika Pavlov baru membunyikan bel, si anjing sudah mengeluarkan air liur.

ada beberapa istilah yaitu:
conditioning stimulus (CS) : rangsangan yang mampu mendatangkan respon yang dipelajari
unconditioned stimulus (UCS) : respon yang dipelajari itu sendiri
conditioned response (CR) : rangsangan yang menimbulkan respon yang tidak dipelajari
unconditioned response (UCR) : respon yang tidak dipelajari

atau mungkin lebih jelas dalam gambar



uhm apa masih ada yang merasa bingung? mungkin kalau hanya membaca agak sulit dimengerti ya.. he he he.. setelah bertanya pada mbah Google, akhirnya saya disarankan untuk berkonsultasi lanjut ke dukun You Tube.

nah, berikut ini ada video yang mungkin bisa lebih membuat kita mengerti tentang konsep classical conditioning.




2 comments:

anes said...

kalo dihubungkan dengan manusia bisa gak yah...
maksudnya teori ini dihubungkan sama kehidupan manusia... blom nemuin yang cocok si..

tapi suka sama teori nya...
mayan buat nambah2 pengetahuan!!

Dewi Sutjiati said...

hihi..
teori ini dihubungkan denngan kehidupan manusia? bisa banget lhha.. hehe
tapi kalo disuruh mikkir sekarang agag susah nih y nes..
haha
tapi gue janji akan mulai gue pikirin deh..
tar gue bahas di salah satu post gue,,
wahh dapet pr dah gue :p hahaha :D